Ketahui Kandungan Obat Kaltrofen

No Comments Obat

Penulis: Agnes Sarila Wiridhani

Obat kaltrofen mengandung ketoprofen yang merupakan obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID). Obat kaltrofen ini digunakan untuk mengobati rasa sakit atau peradangan yang disebabkan oleh radang sendi. Namun, penggunaan obat ini harus dengan resep dokter karena kaltrofen tergolong sebagai obat keras.

Cara Kerja

Obat kaltrofen merupakan obat yang diproduksi oleh PT Kalbe Farma. Obat ini mengandung ketoprofen 2,5% dan digunakan untuk mengobati nyeri sendi. Kandungan ketoprofen bekerja dengan menghalangi produksi tubuh Anda dari zat alami tertentu yang menyebabkan peradangan, sehingga membantu mengurangi gejala inflamasi seperti pembengkakan, nyeri, dan demam. 

Sebelum Mengonsumsi Obat Kaltrofen

Obat Kaltrofen mengandung ketoprofen sehingga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Pada pasien yang alergi terhadap aspirin atau NSAID, sebaiknya hindari penggunaan obat yang mengandung ketoprofen. 

Oleh karena itu, sebaiknya, Anda menanyakan kepada dokter atau apoteker apakah obat ini aman digunakan jika Anda pernah mengalami:

  • penyakit jantung
  • tekanan darah tinggi
  • kolesterol tinggi
  • diabetes
  • gangguan pada pembekuan darah;
  • sakit maag 
  • asma
  • alergi terhadap obat-obatan tertentu
  • penyakit hati atau ginjal
  • retensi cairan.

Jika Anda hamil dan menyusui, Anda tidak boleh mengonsumsi ketoprofen kecuali dokter telah memberikan izin dengan dosis tertentu. Oleh karena itu, tidak disarankan menggunakan obat ini secara bebas tanpa resep dokter. Selain itu, obat yang mengandung ketoprofen tidak dianjurkan untuk pasien yang berusia di bawah 18 tahun.

Bagaimana Jika Melewatkan Satu Dosis?

Obat kaltrofen digunakan saat Anda mengalami nyeri pada sendi Anda. Lewati dosis obat yang terlewat jika sudah mendekati waktu dosis selanjutnya. Jangan menelan dua dosis sekaligus untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Bagaimana Jika Overdosis?

Gejala overdosis ketoprofen yang Anda rasakan yaitu mual, muntah, sakit perut, kantuk, tinja berwarna hitam atau berdarah, batuk darah, pernapasan dangkal, pingsan, pusing, kejang, diare (jarang terjadi), disorientasi, atau koma. Segera cari bantuan medis untuk mengatasi hal ini.

Efek Samping 

Obat kaltrofen mengandung ketoprofen yang bagi Sebagian orang dapat menyebabkan alergi. Umumnya, reaksi alergi ringan yang dirasakan yaitu: 

  • bersin
  • pilek atau hidung tersumbat
  • gatal-gatal
  • mengi
  • ruam pada kulit
  • sakit tenggorokan.

Jika gejala efek samping tidak kunjung membaik, segera hentikan penggunaan obat. Selain itu, segera konsultasikan dengan dokter Terlebih jika Anda mengalami gejala yang semakin parah seperti:

  • nyeri dada menyebar ke rahang atau bahu
  • jantung berdebar-debar kencang
  • mati rasa pada satu sisi tubuh
  • bicara tidak jelas
  • sesak napas
  • batuk darah
  • sakit perut (sisi kanan atas
  • kulit dan mata menguning
  • di kaki atau pergelangan kaki
  • kelelahan yang tidak biasa.

Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Ketoprofen

  • Jangan minum kapsul ketoprofen reguler dan kapsul extended-release secara bersamaan
  • Hindari mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko perdarahan perut.
  • Tanyakan kepada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat lain untuk nyeri, demam, bengkak, atau gejala flu. Beberapa obat mungkin mengandung bahan yang mirip dengan ketoprofen (seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen).

Catatan SehatQ

Gunakan obat kaltrofen sesuai dengan dosis yang diresepkan dokter. Selain itu, perhatikan juga petunjuk penggunaan yang tertera pada label kemasan obat. Anda dapat menggunakan dosis terendah untuk memastikan apakah timbul reaksi alergi atau tidak. 

Jika dokter menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat kaltrofen tablet, sebaiknya ditelan secara utuh. Simpan obat di tempat dengan suhu kamar dan kering. Hindari cahaya matahari untuk menjaga kualitas obat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *