Category: Makan Sehat

Jangan Salah, Ini Tips Memilih Minyak Zaitun untuk Masak!

Tahukah kamu, kalau tidak semua jenis minyak zaitun untuk masak dan dapat dikonsumsi lho.

Jika kamu pergi ke pusat perbelanjaan, kamu bisa menemukan minyak zaitun di rak keperluan dapur dan di rak perawatan tubuh sekaligus. 

Lalu, apa sih bedanya minyak zaitun untuk masak dan kecantikan? Intip ulasan terkait serba serbi berbagai jenis minyak zaitun berikut ini ya!

Merek minyak zaitun untuk masak antara lain Gallo, Rafael Salgado, dan Filippo Berio

Mengenal jenis-jenis minyak zaitun

Di pasaran kamu dapat menemukan setidaknya 4 jenis olive oil. Keterangan ini biasanya juga ditampilkan dalam setiap kemasan produk.

Sebelum membeli olive oil untuk memasak, kamu harus paham jenis-jenisnya agar tidak salah beli. Ini penjelasannya:

1. Extra virgin olive oil

Jenis ini bisa disebut sebagai kelas tertinggi dengan kualitas dan kemurnian terbaik. Minyaknya dihasilkan dari proses pengepresan dingin untuk mencegah kandungan alami diubah oleh paparan suhu tinggi.

Extra virgin olive oil sangat murni dan belum diberi campuran apapun dan punya tingkat keasaman yang rendah ketimbang jenis lainnya.

Minyak ini memiliki warna kuning pucat atau hijau yang cerah dengan rasa dan aroma alami. Jenis ini juga memiliki kandungan antioksidan serta vitamin dan mineral yang cukup tinggi. 

2. Virgin olive oil

Minyak virgin ini mirip dengan jenis extra virgin namun punya sedikit perbedaan. Kualitasnya sedikit di bawah extra virgin dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi.

Sekitar 1 hingga 4 persen dan memiliki penurunan kualitas dari segi aroma dan rasa. Bagi orang kebanyakan, perbedaan kecil ini tidak akan terlalu signifikan.

3. Refined olive oil

Jenis yang ketiga adalah refined olive oil, atau minyak olahan yang diekstrak dari buah zaitun yang hitam dan matang. Minyaknya diproduksi melalui proses penyaringan atau filterisasi.

Karena sudah melalui berbagai proses penyaringan, pemanasan dan bahan kimia untuk menghilangkan cacat rasa, jenis ini tidak memiliki cita rasa zaitun yang kuat. Ia tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. 

4. Pure olive oil

Meski disebut dengan “pure” atau murni, sebenarnya minyak ini sama sekali tidak murni. Pure olive oil merupakan campuran antara virgin olive oil dan refined olive oil. 

Karena melalui proses pemurnian, beberapa kandungan senyawa menurun dan menyebabkan pure olive oil memiliki lebih sedikit senyawa bioaktif yang meningkatkan kesehatan ketimbag jenis extra virgin olive oil.

Jenis minyak zaitun untuk masak

Dari keempat jenis di atas, kira-kira jenis mana sih yang paling cocok digunakan untuk memasak dan kebutuhan konsumsi lainnya?

Sebenarnya semuanya bisa digunakan untuk masak, yang berbeda adalah penggunaannya. Ada jenis yang cocok hanya untuk dressing salad, dan ada juga jenis yang lebih cocok untuk menggoreng.

Berikut beberapa rekomendasi penggunaan olive oil untuk masak:

  • Extra virgin olive oil: cocok untuk dressing salad, minyak celup atau cocolan, finishing oil, dan bahkan bisa diminum langsung
  • Virgin olive oil: kamu bisa menggunakannya sebagaimana jenis extra virgin. Namun minyak ini juga cocok untuk campuran bumbu, menumis, memanggang, dan menggoreng ringan
  • Refined olive oil: minyak ini memang diproduksi untuk kebutuhan memasak, jadi cocok digunakan untuk apa saja termasuk memasak dalam suhu tinggi
  • Pure olive oil: cocok untuk segala masakan mulai dari tumis, panggang, bakar, goreng, dan memasak dengan panas tinggi.

Selain untuk memasak, pure olive oil juga punya kegunaan lain. Ia biasanya digunakan untuk perawatan rambut atau kulit.

Nah itu dia beberapa ulasan mengenai jenis-jenis minyak zaitun untuk masak. Kalau kamu, lebih suka pakai jenis yang mana?